Bab 3. Merenungkan Saros 131,50 di Candrabagha (Dechiper Prasasti dan Kronologi Sunda/Nusantara Bagian ke-2)
- Bab 1. Pendahuluan
- Gempa Sore Hari berasal dari Ujung Kulon 6,4 SR
- Bab 2. Dechipering Kronologi Prasasti-prasasti Sunda & Nusantara
- ELING LAN WASPADA kemungkinan terjadi Gempa Besar tgl. 28-10 sampai 31-10 !!!
- Bab 3. Merenungkan Saros 131,50 di Candrabagha (Dechiper Prasasti dan Kronologi Sunda/Nusantara Bagian ke-2)
- Dechipering 2012 (Revised)
- Bab 4. Origin of Irrationality & Rationality
- Bab 5. Dechipering Kisah Calon Arang : Tafsiran Mental Kearifan Lokal dalam Konteks Universal Konflik Manusia di Atas Panggung Sandiwara Dunia Yang Seperti Mimpi 1001 Malam.
- Nasib Suatu Kaum
- Bab 6. Ponari Sweat Dan Fenomena Atmosferik-Optiko-Geomagnetohidrodinamika
- Bab 7. Dechipering Inskripsi Nisan Leran : Pesan Universal Bagi Yang Masih Hidup (Bagian 1)
- Gempa Besar Sore Hari 2-September-2009 (Gempa Jawa Barat)
- Lingkaran Setan Jahiliyah: Eksklusifitas, Kekerasan dan Solidaritas Jahiliyah
(Bagi yang belum baca bagian 1, silahkan baca di sini ( www.atmonadi.com)
Teks:
pura rajadhirajena guruna pinabahuna khata khyatam purim prapya candrabhagarnnavam yayau//
pravarddhamane dvavingsad vatsare sri gunau jasa narendradhvajabhutena srimata purnavarmmana//
prarabhya phalguna mase khata krsnastami tithau caitra sukla trayodasyam dinais siddhaikavingsakaih ayata satsahasrena dhanusamsasatena ca dvavingsena nadi ramya gomati nirmalodaka//
pitamahasya rajarser vvidaryya sibiravanim brahmanair ggo sahasrena prayati krtadaksina//
Terjemahan:
“Dahulu sungai yang bernama Candrabhaga telah digali oleh maharaja yang mulia dan yang memilki lengan kencang serta kuat yakni Purnnawarmman, untuk mengalirkannya ke laut, setelah kali (saluran sungai) ini sampai di istana kerajaan yang termashur. Pada tahun ke-22 dari tahta Yang Mulia Raja Purnnawarmman yang berkilau-kilauan karena kepandaian dan kebijaksanaannya serta menjadi panji-panji segala raja-raja, (maka sekarang) beliau pun menitahkan pula menggali kali (saluran sungai) yang permai dan berair jernih Gomati namanya, setelah kali (saluran sungai) tersebut mengalir melintas di tengah-tegah tanah kediaman Yang Mulia Sang Pendeta Nenekda (Raja Purnnawarmman). Pekerjaan ini dimulai pada hari baik, tanggal 8 paro-gelap bulan Caitra, jadi hanya berlangsung 21 hari lamanya, sedangkan saluran galian tersebut panjangnya 6122 busur. Selamatan baginya dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan”
Candrabagha adalah nama lain kota Bekasi. Identifikasi Bekasi dengan sebutan Candrabagha nampaknya berhubungan dengan fenomena gerhana cincin atau annulus Saros 131, 50 yang pernah terjadi ratusan tahun yang lalu dimana informasinya tersembunyi dalam struktur Prasasti Sunda yang menyebutkan bilangan 6122, 21. (lihat tulisan bagian 1).
Please Login or Register to read the rest of this content.
SHUFFAH
