Lingkaran Setan Jahiliyah: Eksklusifitas, Kekerasan dan Solidaritas Jahiliyah

Saturday, September 6, 2008
By Atmonadi
Artikel ini bagian ke 9 dari 12 dalam Blogebook berjudul Dechipering Kronologi Nusantara

”Dan sungguh telah Kami jadikan banyak dari jin dan manusia itu (menjadi penghuni) bagi neraka, mereka punya hati tetapi tidak (untuk) memahami (Keesaan dan kekuasaan Allah), mereka punya mata tidak untuk melihat (Tanda-tanda Kebesaran Allah) dan mereka punya telinga tidak untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu bagai hewan bahkan lebih sesat, mereka itulah orang-orang yang lalai(lengah).” (QS.7:179).

Jahiliyah adalah satu kata yang mempunyai banyak arti. Secara literal, kata yang dikutip dari bahasa Arab dengan akar kata “Jahala” ini menurut beberapa penafsiran dapat diartikan secara harfiah sebagai “kebodohan” dari nilai-nilai kebenaran. Kebodohan yang dimaksud bukan “bodoh” sebagai “tidak tahu”, tapi lebih banyak “bodoh” tapi tak mau menerapkan “nilai-nilai kebenaran” yang sudah disampaikan sebelumnya (dalam hal ini di Arabia pra-Islam adalah kebenaran menurut tradisi Yudeo Kristen yang akhirnya malah banyak ditelikung oleh para penganutnya dari kaum Yahudi).

Please Login or Register to read the rest of this content.

SocialTwist Tell-a-Friend

Tags:

Comments are closed.