Mega Mendung, Kegelapan Info dan…Gempa 7,6 SR Di Padang Sumbar
QS 56:4-6 When the earth will be shaken with a terrible shake. And the mountains will be powdered to dust, So that they will become floating dust particles. Retweet @my_quran
Olalaaa, sial betul. Hari ini benar-benar dilanda kegelapan sejak jam 9:30 pagi . Listrik di rumah tiba-tiba mati. Rupanya Gardu Cawang yang mleduk sehari sebelumnya berdampak ke wilayah Bekasi. Menurut Laporan Koran Tempo , alokasi listrik kota Bekasi sebagian akan dialihkan ke Jakarta. Pantes saja jam 9.30 sudah mampus. Untuk saja sempat posting kabar pagi, mengedit background Twitter dengan motif batik keren dari cirebon Mega Mendung, dan posting satu artikel mengenai New Wave Communications dengan Yahoo Mail di Bubuawards.
Jadi saudara-saudara, seharian ini karena kebetulan pas hari saya ngajar di salah satu College, saya benar-benar berada dalam kegelapan informasi. Ditambah lagi pulsa hp saya lagi cekak, tinggal 2000 dan gak sempat nambah lagi. Jadi, komplit kan saya tak tahu informasi terbaru yang berkembang selama siang sampai petang.
Habis ngajar, sekitar jam setengah lima sore, siap-siap melaju ke Depok Beji. Hari ini ada halal bihalal di rumah Syekh MLH untuk kelompok pengajian al-Hikam Sunter, Jakarta Utara. Karena istri saya termasuk grup Sunter, maka sayapun ikut pula ketemu teman-teman Sunter. Hanya saja, saya langsung meluncur dari Kelapa Gading langsung ke Depok. Itu sekitar jam 17.00. Belum dengar kabar heboh apapun. Sementara di waktu yang sama rupanya Allah menakdirkan kawasan Sumatera Barat digoyang-goyang dengan dahsyat hingga 7,6 SR. Kerusakan besar-besaran pun terjadi , bahkan menurut beberapa pakar gempa setara dengan Gempa Jogja tanggal 27-5-2006. Jadi, di tanggal 30-9-2009 ini masyarakat Sumbar khususnya Padang Pariaman panik dan histeris bagai hari kiamat tiba.
Petang itu topik gempa pun menjadi salah satu selingan pembicaraan disela-sela halal-bihalal di rumah Syekh MLH. Tamu yang datang dari grup sunter lumayan banyak. Bahkan menurut istriku nyaris semuanya datang. SElain tamu dari Sunter, dua orang tamu jauh juga sudah lama ditunggu oleh tuan rumah. Harap maklum duatamu itu kebetulan berasal dari Padang, putri-putri dari salah seorang anggota pengajian yang rumahnya di Padang. Mereka berdua baru sampai dari Padang sore tadi juga dan sama-sama kesasar ketika menuju rumah Syekh MLH. Jadi keduanya masih diselimuti kecemasan juga dengan kondisi daerah tinggal dan kedua orang tuanya. Tapi nampaknya aman-aman saja.
Malam pun bergulir, akhirnya sekitar jam 10 malam semua tamu bubar. Saya dan istri baru sampai dirumah jam 23.00 dan langsung buka TV untuk melihat situasi di Padang. TV One, Metro TV, dan An TV nampaknya dengan gencar meliput gempa Sumbar sore hari ini. Situasi panik melanda kota Padang (Pariaman?) orang berlarian , histeris, gedung-gedung ambruk. Bahkan satu rumah sakit di kabarkan ambruk, satu gedung kursus dengan puluhan siswanya juga ikut ambruk. Laporan terakhir pukul 24.00 masih melaporkan korban tewas 76 orang. Tapi nampaknya ini sementara saja. Masalah komunikasi nampaknya menjadi kendala utama. Maklum mungkin infrastruktur telkom rusak juga. Apalagi listrik nampaknya mati pula.

Karena penasaran , lebih jauh saya langsung buka Internet dan meluncur ke situs Rovicky yang sering berisi informasi gempa. Seperti biasanya, Rovicky yang ahli geologi dan pertambangan mengulas informasi detil tentang mekanisme kegempaan dan peta gempa dari USGS. Menurutnya,
Gempa Padang kali ini memiliki kedalaman 80 Km tetapi kekuatannya 7.6Mw (sangat kuat). Sehinggamenyebabkan skala goyangan di permukaan sebesar hingga MMI Skala VI-VII yang sangat merusak bangunan. Kekuaran ini mirip dengan kekuatan gempa Jogja yang beruba gempa dangkal walaupun relatif lebih lemah.
Gempa pun terasakan sampai Singapura dan Kuala lumpur yang lumayan jauh dan menyeberangi badan pulau Sumatera. Gempa ini mirip gempa Bengkulu yang berskal 8,4 kata Rovicky sambi memaparkan gambar perbandingan gempa Bengkulu, Gempa Sumbar dan Gempa Jogja. Rincian teknisnya silahkan kunjungi Blog Rovicky yang tokcer kalau menjelaskan gempa-gempa di Indonesia. Mayan buat pengetahuan tentan Bumi Indonesia yang mestinya kita sadari.

perbandingan 3 gempa besar , dari rovicky.wordpress.com
Yahh, kapan sih kita benar-benar sadar tentang kondisi negara kita yang menjadi Sangga Buana ini pikir saya sambil mengingat rangkaian tulisan saya tentang Kronologi Nusantara. Padahal jelas, sejak tahun 2004, yaitu ketika gempa Andaman melumatkan Aceh dengan terjadinya tsunami sudah banyak disebarkan informasi dan pengetahuan tentang Bumi Indonesia ini. Melihat kepanikkan yang tampak di TV, saya menduga mungkin informasi tentang gempa dan bumi Indonesia ini masih kurang diketahumerasuk di benak masyarakat awam. Atau mungkin karena panik jadi lupa segalanya. Yang terpikirkan menyelamatkan diri serabutan.
Gempa belakangan ini memang sedang rajin berkunjung di Indonesia. Tak lupa kan gempa tanggal 2-9-2009 yang melabrak bagian selatan Jawa Barat? Kemudian beberapa gempa susulan lagi sampai yang terakhir seperti tertulis di blog saya , ya baru kemarin ketika gempa terjadi di Laut Banda. Kalau kita lihat statistik gempa yang dikumpukan BMKG saja, kita liat bahwa belakangan banyak terjadi gempa di Kawasan Nusantara. Seolah-olah di bawah perut Bumi Nusantara ini ada Ular Antaboga yang sedang bolak balik ke barat dan ketimur, ke utara dan ke selatan. Ular itu kiasan saja untuk menggambarkan pergerakan energi di dalam bumi. Asal tahu saja, bahwa 80 persen energi Planet Bumi ini mengalir dari Samudera Pasifik ke Wilayah daratan Asia melalui wilayah Nusantara. Nah, bayangkan saja dampaknya. Apalagi sudah banyak diulas kalau Indonesia itu merupakan pertemuan lempeng benua. Dua lempeng di selatan dan tiga lempeng di utara yang bermuara di sekitar kepala Sulawesi. Mungkin saja kondisi panas permukaan bumi di Indonesia yang semakin hari semakin terasa panas punya efek tak langsung pada dinamika lempeng dan energi dalam yang mengalir didalam bumi. Belum lagi adanya badai Ketsana yang membuat banjir Filipina beberap ahari yang lalu dan sat ini sedang melanda Vietnam.
Di Facebook saya, informasi gempa di Padang diposting oleh Koran Fesbuk 7 jam yang lalu. Informasinya diambil dari situs Geofon , http://geofon.gfz-potsdam.de/db/eqpage.php?id=gfz2009tdkv yang susah di akses . Edunn padahal di Indonesia jam 2 pagi. Huewhhh udah ahhh laporan larut malam dan dini harinya.
Bagi pihak-pihak yang menjadi korban gempa Padang 30-9-2009 saya turut belansungkawa Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Beberapa teman saya yang orang Padang seperti Ernes Beneldy, Aco, Arifman Hakim, Syafran Radjab, Deswita Atmoko, Henny Novyanti, Fajar Izzani, Risha Sukmono, Yulia Sandrade, Dana Juzar, dll...moga-moga tak ada keluarga yang terkena musibah dan tetap teguh menghadapi cobaan dengan iman dan taqwa.
SHUFFAH

