Gempa Sumatera Sudah Diramalkan !
Sore ini sebenarnya nggak ada niat untuk jalan-jalan di Internet. Hanya posting dan melakukan edit draft artikel saja. Mendadak, saya melihat status baru Michael Roland yang menarik.

Gempa bumi kemarin ternyata sudah teramalkan. Ini bukan kabar ngibul. Penasaran, sayapun meluncur ke situs TKP. Di situs NextEarthQuake Dot Com yang dimiliki oleh Dr. Reg Robert daftar panjang ramalan gempa telah dilansir. Ramalan itu menyangkut 33 Wilayah yang berpotensi gempa di ebrbagai belahan dunia. Diantaranya adalah ramalan gempa di Sumatera tanggal 30-September-2009 yang kemarin.

Tabel prediksi di situs NextEarthQuake berlaku dari tanggal 19 September sampai 3 Oktober 2009 (Hari ini). Bagaimana informasi penting ini bisa tak terdeteksi dan tak pernah dipublikasikan oleh media maupun pemerintah di dunia?
Yang jelas, Dr Reg Robert adalah pakar entomologi. Apa itu entomologi? Menurut wikipedia Indonesia, istilah ini berasal dari dua perkataan Latin – entomon bermakna serangga dan logos bermakna ilmu pengetahuan. Secara terbatas, Entomologi adalah ilmu yang mempelajari serangga. Akan tetapi, arti ini seringkali diperluas untuk mencakup ilmu yang mempelajari artropoda (hewan beruas-ruas) lainnya, khususnya laba-laba dan kerabatnya (Arachnida atau Arachnoidea), serta luwing dan kerabatnya (Millepoda dan Centipoda). Makanya tidak heran kalau prediksi Dr. Reg Roberts tidak dihargai oleh ahli pergempaan karena dianggap ngawur. Dr Reg Robert sendiri, menurut Michel Roland di FB , pernah diwawancarai oleh National Geographic.
Sejauh ini kalau kita lihat tabel datanya, ia menampilkan susunan peramalan yang berhubungan dengan periode bulan. Hubungan antara gempa dan bulan pun sebenarnya masih dalam taraf penelitian. Seingat saya, Dr Thomas Djamaludin dari LAPAN pada tahun 2007 pernah me-release informasi sehubungan kaitan bulan dan gempa bumi yang saya kutip di artikel Dechipering Kronologi Prasasti Sunda.
Dr. Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN, menyampaikan informasi penting tentang pola iklim dan kegempaan menjelang bulan purnama. Release tersebut dikeluarkan tidak lama setelah terjadi gempa di Jogja dan Pangandaran tahun 2006 yang lalu, serta berbagai kegempaan lainnya di tanah air.
Prediksi gempa sampai hari ini sering dianggap mustahil dan mitos semata. Umumnya kalau kita ngomong mitos, ada beberapa kemungkinan. Mitos sebagai penutup dari ketidaktahuan kita, atau mitos karena kekurangan atau kelemahan kita sendiri. Kalau dalam kisah anak-anak Lima Sekawan yang saya baca dulu, mitos dan dongeng seringkali dihembuskan untuk menutupi suatu kejahatan di wilayah tertentu. Biasanya wilayah yang diselubungi tabir mitos ini bisa jadi sarang maling atau merupakan suatu daerah khusus seperti tambang emas, intan, atau markas suatu organisasi rahasia. Itulah mitos dalam fiksi Lima Sekawan. Mitos di kalangan ilmuwan seringkali dimunculkan karena kelemahan metodis atau memang sama sekali belum tahu bagaimana caranya. Celakanya seringkali para ahli di bidang ilmu tertentu sangat tertutup dan kurang menerima kajian dari bidang di luar disiplin ilmunya. Kebiasaan inipun akhirnya menjadi pelengkap mitos. Walhasil, informasi yang berharga pun dianggap tidak berharga hanya karena yang bicara bukan siapa-siapa, bukan kelompoknya ataupun grupnya, hanya seorang ahli serangga.
Apakah di dunia tanpa batas ini para ilmuwan masih berpikir sebatas ilmunya semata? Entahlah yang jelas dengan dunia datar dimana setiap orang dapat menyampaikan dan mengakses informasi, aspek-aspek keilmuan akan bersifat mendatar, analitis, sintesis dan integralistis, bahkan akan menjadi sangat HOLISTIS, karena satu sama lain dapat dikaitkan hanya dengan hyperlink atau hanya dengan melakukan streaming bit-bit dijital seperti addon eQuake Alert yang saya pasang di Firefox saya. Dalam rekayasa teknis rancang bangun pun akan bersifat konkuren (concurrent Engineering) , sejajar, mendatar, karena berbagai disiplin ilmu dapat digabungkan dengan cepat untuk menghasilkan suatu produk baru.
Dalam bidang-bidang tertentu, prediksi atau peramalan sebenarnya bagian dari ilmu juga karena ilmu pengetahuan selayaknya mengandung aspek-aspek prediktif yang dapat bermanfaat bagi manusia. Termasuk dalam hal ini peristiwa gempa bumi yang dimitoskan tak terprediksi namun sekarang muncul satu kemungkinan dalam “jangka waktu tertentu mungkin” dapat diramalkan seperti dipaparkan di situs NextEarthQuake dot Com. Prediksi, Peramalan , atau taksiran, seperti halnya ramalan cuaca yang sering juga meleset, sudah semestinya dapat menjadi bagian informasi masyarakat agar tetap waspada dan guna mengurangi jatuhnya korban yang sia-sia. Tapi apa mau dikata, manusia gudangnya lalai dan alpa, akibat pikiran yang picik tidak mau melihat informasi dari sumber alternatif, malapetakapun terjadi menjadi takdir yang pasti terjadi (takdir adalah sesuatu yang telah terjadi, sedangkan takdir yang masih berjalan dan dapat diubah oleh manusia disebut qada).
last revised : 1:37 AM, 4-10-2009
SHUFFAH


setuju 1000% …..
silahkan ke blog saya richocean Richocean tentang
2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH?
2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang
Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat
atau blog saya lainnya
Richmountain
salam …
wah lebih lengkap datanya hahaha
wah info richmountain bisa saya link buat Blogroll nih, kutaru di bagian Learning.
[...] Gempa besar di Sumatera tanggal 30 September kemarin ternyata sudah diramalkan. Seorang pakar serangga yang meneliti gempa bumi merilis daftar ramalan gempa untuk 33 negara. Salah satunya adalah gempa-gempa di Indonesia, khususnya Sumatera dan Jawa, selama tanggal 9 Sepetember – 3 Oktober 2009. Hasilnya gempa tanggal 30 Semtember 2009 kemarin ternyata termasuk dalam ramalan tersebut. Cerita lebih jauh, baca disini. [...]
[...] Gempa Sumatera SUDAH DIRAMALKAN! Ca, weru beli, isun ana info menarik. Gempa ning Sumatera sebnare wis ana sing ngramal. Namun, berhubung sing ngaraml itu ilmuwan serangga , informasinya dianggap sepele , penegn weeru beli? Baca Bae Ning Kene. [...]
[...] Gempa Sumatera SUDAH DIRAMALKAN! 4 10 2009 Gempa besar yang terjadi di Sumatera Barat rupanya sudah ada yang meramalkan. Yang meramal bukan dukun ala Mama Lorenz atau JokoBodo tapi saintis SERANGGA. Penasaran baca disini. [...]