Lebay, Alay & Melet
Jangan lebay ya…..kira-kira begitu bunyi iklan salah satu produk hp di televisi kita. Lebay ? Entah darimana kata ini. Tapi kalau mau ditelusuri dalam kamus bahasa Indonesia lebay atau lebai sering merujuk pada sosok lebe, sosok alim yang biasanya memberikan doa atau wejangan di acara keluarga. Tapi Lebay zaman sekarang maksudnya mungkin “mirip” dengan “sok aksi” , “sok keren” atau “sok mobile”. Pura-pura disini atau disana yang disampaikan di status Twitter atau Facebook, padahal mungkin nggak ngapa-ngapain selain mainan hape ditangan sambil nunggu bis kota atau bahkan mungkin nongkrong di WC. Jadi istilah lebay merujuk pada “status palsu” atau “boong-boongan” yang berkembang seiring dengan semakin populernya Facebook dan Twitter yang membuat orang keranjingan bikin status.
Alay lain lagi ceritanya. Ini gaya bahasa ABG yang muncul seiring dengan berkembangnya penggunaan hape di tangan ABG. Gaya bahasa yang seringkali bisa membuat orang tua pusing tujuh keliling ini memang kacau balau karena diketik tanpa melihat lagi keyboard yang diketikkannya. Ini memang gaya bahasa rasa cepat kirim pesan SMS yang amburadul sampai-sampai dikhawatirkan oleh pakar bahasa bakal merusak bahasa resmi. Bahkan kalau mau ditinjau secara psikis mungkin akan mempengaruhi kejiwaan juga karena bahasa merupakan ilmu yang membangun jiwa , pikiran dan tentu saja pada akhirnya perbuatan.
Bahasa Alay adalah bahasa yang muncul karena keinginan yang serba cepat dan instan. Makanya bahasa Alay diketikkan tanpa melihat keyboard hape lagi. Jemari-jemari tangan ABG dengan lincah dapat mengetikkan serangkaian huruf , numerik, dan simbol dengan cepat. Kadang tak menoleh lagi , dengan mata jelalatan kemana-mana jemari itu mengetikkan satu pesan dan kemudian segera mengirimkannya. Ini kita temui dimana-mana, di rumah, di jalan, di angkot, bis kota dan tentu saja di sekolah yang masih membolehkan siswa-siswinya membawa hape. Pesannya memang kadang tak jelas, tapi umumnya , karena ABG biasanya berhubungan dengan pacaran.
Bahasa Alay menyebar seperti virus dari anak usia SD sampai ABG . Contoh bahasanya misalnya :
Ui,Woooii… [manggil apa manggil?]
gweh Gk TAhoo [taho apaan? taho bandung?]
5okk loehhh…[nyadar diri]
hang out yokss.. [haa??]
lophe yuuu… [? ngerti ga?]
91L4 aj4H… [hellooo, lo kira plat nomer apa?]
(dikutip dari Fenomena Alay )
Ketiga adalah Melet. Di zaman purba, melet maksudnya memelet atau memberikan pelet semacam ilmu untuk memikat lawan jenis. Biasanya ini populer dikalangan dukun dan orang-orang yang ingin sekali mendapat jodoh. Tapi melet sekarang maksudnya adalah ekspresi menjulurkan lidah ketika di foto sendiri maupun bersama-sama. Aksi foto meleletkan lidah ini memang nampak ancur abis. Apa artinya, jangan ditanya, mungkin bisa macam-macam maksudnya mulai dari meledek, iseng, atau sedang kehausan. Para bayi, abg, ortu, artis, bahkan pemain sepak bola terkenal pun suka meleletkan lidah ketika di foto. Entah sengan atau bukan tentus aja ini menjadi gambar yang menarik.
- Genne Simmon dari Kiss Band, lidahnya terkenal panjang kalau sedang menjulur
(gambar dari berbagai sumber di google)
Aksi meleletkan lidah sebenarnya bukanhal baru. Albert Einstein, sang penemu rumus Relativitas, diketahui punya gambar sedang meleletkan lidah. Entah asli atau bukan , gambar itu sudah lama dikenal, jauh sebelum jaman internet. Yang paling poluler tentunya aksi meleletkan lidah yang dilakukan Mick Jager dan grup band nya yang legendaris yaitu Rolling Stone. Band rock legendaris ini bahkan mempunyai logo meleletkan lidah. Dengan bibir dower dan lidah yang panjang, aksi Mick Jagger ini tentu saj amenjadi heboh dan akhirnya menjadi aikon terkenal anak muda yang suka memberontak dan suka musik Rock. Gaya Mick Jagger pun laku sampai hari ini, band Chankcuter dariBandung misalnya meniru habis penampilan Rolling Stone dan dan Mick Jager. Selain Rolling Stone, grup band tahun 70-80-an yang mempunyai ciri khas meleltkan lidah, bahkan kayanya lidah terpanjang adalah band KISS yang selalu bertopeng (band inipun di tiru oleh band lokal Kuburan).
Meleletkan lidah memang menarik dan bikin nafas naik turun kalau yang meleletkan lidah itu artis cantik dan seksi. Tapi kalau kebetulan yang meleletkan lidah itu pas-pasan tampangnya yah jadi menggelikan juga dan mengundang tawa.
Apa arti meleletkan lidah? Tak ada yang tahu persis. Tapi mungkin itulah ciri generasi Lebay dan Alay yang sering tidak bisa ditebak wataknya, serba instan, dan labil.
SHUFFAH

























