February 22, 2012

Post Pertama

Hi , ini posting pertama di tahun 2012. Sedikit lewat melalui bulan Februari karena baru dapat akses dari Smartfen.

SocialTwist Tell-a-Friend
November 3, 2011

Banjir Kota Jakarta

Ia kembali, tiap tahun setiap musim hujan tiba. Banjir namanya , tidak asing, malah sangat familiar bagaikan sanak saudara yang berkunjung tiap lebaran tiba.

Kali ini,menurut lansiran pihak yang berwenang, Jakarta , Ibukota NKRI terancam banjir besar lima tahunan. Banjir besar lima tahunan pertama yang melanda Jakarta saat masih bernama Batavia tercatat pada tahun 1621, dan berulang pada tahun 1654, 1671, 1699, 1711, 1714, 1854, 1872, 1893, 1918, 1930, 1942, 1976, 1996, 2002, 2007, hingga kini (lihat Sejarah Banjir Batavia ). Tentu saja tahun 2011/2012 ditaksir bakal menjadi tahun banjir lima tahunan. Jakarta sendiri setidaknya dialiri oleh 13 anak sungai yang secara periodik melewati kota Jakarta menuju ke Teluk Jakarta.

Sebelum Jakarta jadi ibukota NKRI, kisah banjir di kawasan ini sudah sangat terkenal. Bahkan ada indikasi sejak zaman kerajaan Sunda , wilayah yang sekarang jadi Jakarta adalah wilayah banjir.

Ketika Sunda Kelapa muncul menjadi pelabuhan yang ramai , banjir pun nampaknya menjadi ciri utama. Makanya, ketika Belanda menjadikan Sunda Kelapa menjadi basis perdagangannya, kanal-kanal dibangun untuk mengendalikan banjir. Sisa peninggalannya sekarang bisa di lihat di kawasan Kota tua Jakarta sampai Mall Mangga Dua.

Bahkan di Mangga Dua saluran pengatur banjir pun menjadi landasan gedungnya. Walhasil, kalau daerah Mangga Dua banjir , air yang bau dan kotorpun muncul dari bawah , yaitu dari bekas kanal lama.

Dulu Batavia dan kanalnya dipuja puji di Eropa dengan berbagai julukan: Kota Surga Abadi; Kota Paling Nikmat di Hindia; Sang Ratu Timur.

1728 – 1778 dibangun sistem drainase dengan pintu air (kini sudah hilang) dan bendungan (Katulampa dan Empang) untuk mengendalikan air ke Batavia melalui kanal Kali Baru Timur dan Barat. Namun ketika populasi meningkat, kanal menjadi sumber polusi dan malaria, Batavia pun mulai tak nyaman, dan mendapat julukan baru: Kuburan Belanda.

Daendels merintis exodus ke Weltevreden (Departemen Keuangan, Lapangan Banteng) pada 1809. Kastil Batavia dan tembok kota dihancurkan untuk bahan bangunan istana baru. Daerah Kota pun bebas dihuni Indo, Cina, dan Mardijkers (budak-budak merdeka).
1845 dibangun kanal di Grogol, Kali Karang, Ciliwung dan Gunung Sahari. Beberapa area persawahan diubah menjadi situ, seperti Situ Gintung di Ciputat. Untuk penggelontoran air di musim kemarau, dibangun Banjir Kanal Barat dan Pintu Air Manggarai pada 1918 – 1922. Saluran banjir ini membentang dari Kelurahan Manggarai hingga kawasan Muara Angke sepanjang 18,5 kilometer. Sebelumnya, Kanal Banjir Barat itulah yang selama ini bersusah payah meredam banjir bandang Jakarta. Toh, kemampuannya terbatas karena hanya bisa menaklukkan air bah sampai 370 meter kubik per detik.

Pintu Air Manggarai

Untuk melengkapi Kanal Banjir Barat, Proyek Kanal Banjir Timur dicanangkan sejak tahun 1973. Proyek itu mengacu pada masterplan buatan Netherlands Engineering Consultants (Nedeco). Rancangan ini didetailkan lagi lewat desain Nippon Koei dan Japan International Corporation Agency pada 1997. Namun penggalian kanal pertama kali baru dimulai pada 2003.

Total biaya yang dihabiskan, sejauh ini, mencapai Rp 4,9 trilyun. Umumnya digunakan untuk biaya konstruksi dan pembebasan lahan. Kanal sepanjang 23,5 kilometer itu dimulai di Kelurahan Cipinang Besar, membelah kawasan timur Jakarta ke arah utara, hingga berakhir ke laut di kawasan Kelurahan Marunda, Jakarta Utara.

Kanal Banjir Barat dan Kanal Banjir Timur akan berpasangan, bahu-membahu mencegah banjir tahunan Jakarta. Kanal Banjir Timur didesain untuk menjaga lima daerah aliran sungai yang mengalir di Jakarta. Yakni Sungai Cipinang, Sunter, Buaran, Jatikramat, dan Cakung. Dibandingkan dengan Kanal Banjir Barat, Kanal Banjir Timur memang mempunyai daya tampung lebih besar, dengan debit air hingga 390 meter kubik per detik. Selain itu, Kanal Banjir Timur juga dilengkapi dengan sistem kolam sedimen berukuran 300 x 350 meter di kawasan Ujung Menteng.

Proyek penanggulangan Banjir Jakarta memang nampaknay menjadi obsesi Gubernur Fauzi Bowo . Gagasan ini merupakan gagasan spektakuler untuk membangun tanggul raksasa di kawasan Jakarta Utara. Upaya ini dalam rangka menyelamatkan Jakarta dari bahaya banjir. Topografi Jakarta yang 40 persen dibawah air laut pasang, memang menjadi rentan terhadap banjir. Bahkan dapat dikatakan bahwa sejatinya Jakarta adalah Kota Banjir.

 

Disarikan dari Berbagai Sumber

SocialTwist Tell-a-Friend
November 3, 2011

Apatis Menjadi Narsis

Kehilangan interes , perhatian, atau emosi atau perasaan yang akhirnya menjadi kurang empati dan kurang peduli adalah arti dari apatis.Menurut Wikipedia, individu yang apatis kehilangan interes atau perhatian mengenai emosi, sosial, spiritual, filosofis atau kehidupan fisik.

Apatis dikatakan satu paket dengan depresi , hal ini diungkapkan oleh Robert van Reekum MD et al. dari  Universitas Toronto dalam  Journal of Neuropsychiatry (2005) . Bahkan pada beberapa populasi apatis merupakan lawan kata dari cinta. Jadi bukan Benci yang menjadi lawan kata Cinta tapi apatis.

Satu kata ini barangkali mulai menggejala dimana-mana. Sebaliknya, apatisme ini memunculkan kecenderungan suka pamer secara berlebihan bahkan menjadi narsisme. Orang jadi lebih suka memperlihatkan ekspresi dirinya dengan berbagai cara , tak peduli apakah ekspresi dirinya itu bermanfaat bagi orang lain atau tidak. Tak peduli apakah dia benar-benar tertarik atau hanya sekedar penggembira untuk ikut hura-hura. Dari narsisme seperti ini masyarakat apatis pun mudah diombang ambingkan oleh isu-isu populis, tak peduli apakah ia diuntungkan atau tidak. Tentu saja masyarakat seperti ini akhirnya bagaikan sekawanan domba saja, bisa ramai mengembik dan ikut lari kesana kemari tergantung bagaimana ia digebah sang penggembala atau di giring oleh para pemangsa kawanan serigala berbulu domba.

SocialTwist Tell-a-Friend
November 3, 2011

Kasus Lonjakan Tarif Listrik : Terjadi Dimana-mana

Tak ada hujan deres apalagi kesamber gledek, tiba-tiba tagihan PLN yang biasanya berkisar antara 300 ribuan melonjak menjadi 1,6 jutaan. Ee ladhalah dagelan apa pula ini kok mendadak rumah yang cuma dipasangi 2200 VA jadi
seperti habis buka pasar malam. Padahal penggunaan listrik selama ini stabil disekitar 300 ribuan per bulan.

Ada yang salah, tapi dimana? Penasaran dengan kasus yang menohok ini sayapun survei di Internet.

TERNYATA kasus lonjakan tarif yang aneh ini sudah terjadi sejak awal 2000-an. Laporan kenaikan tarif PLN semakin kenceng menjelang tahun 2008. Dan itu tak berhenti atau masalahnya tuntas (silahkan googling dengan kalimat kunci “tagihan pln melonjak”).

Di tahun 2011 ini, di bulan Februari sampai Oktober, keluhan lonjakan tarif PLN yang aneh terjadi dimana-mana, gak cuma di Bekasi Utara tempat dimana saya tinggal.

Resume kasuspun kuringkas dari beberapa wilayah
di seluruh Indonesia. Mengenaskan sekali, PLN sebagai pemegang monopoli listrik di indonesia ini, puluhan tahun
beroperasi ternyata mencatat berapa banyak listrik yang digunakan saja masih ngaco dan dzolim. Padahal
setahu saya PLN punya anak perusahaan yang kerjanya melakukan sertifikasi alat ukur listrik (http://www.pln-jaser.co.id/). Kalau memang alat listrik seperti pencatat meterannya ngaco, lha gimana kerja lembaga sertifikasi PLN ini kok bisa-bisanya meteran atau alat ukur yang ngaco diterima? Kalau human error, lha kok bisa-bisanya manusia yang suka error diterima jadi tukang catat meteran listrik?

Benar saudara-saudara ini kedzoliman yang nyata bagaimana mungkin tarif listrik tiba-tiba melonjak drastis
di rumah-rumah warga yang notabene biasanya membayar listrik 50 sampai 300 ribuan. Bahkan di beberapa kota
besar dimana daya terpasang cukup tinggi lonjakan tagihan ini bisa mencapai jutaan rupiah. Pemkot Jogja malah dikabarkan harus bayar 100 juta. Rumah saya yang cuma ngontrak dan terpasang 2200 VA pun kena lonjakan tarif yang aneh untuk bulan Oktober 2011 ini dari 300 ribuan menjadi 1,6 jutaan.

Bagaimana ini PLN? Masa mau ngikutin praktek bisnis sedot pulsa. Bisnis Anda itu halal.

Jangan jadikan bisnis halal Anda menjadi haram karena mendzolimi rakyat kecil yang memang kehidupannya
sudah terlanjur tergantung energi listrik.

“terlalu banyak kasus dibertitakan tentang hal ini, jangan bilang ini keteledoran”

Berikut ini laporan warga yang terberitakan di berbagai wilayah di Indonesia dari Maret 2011 sampai bulan Oktober 2011.

http://suarapembaca.detik.com/read/2011/03/04/091523/1584350/283/tagihan-listrik-pln-yang-tidak-jelas-dan-merugikan  Tagihan Listrik PLN yang Tidak Jelas dan Merugikan

http://sosbud.kompasiana.com/2011/03/28/misteri-di-balik-tagihan-listrik-yang-melonjak/   Misteri di Balik Tagihan Listrik yang Melonjak

http://bangka.tribunnews.com/2011/10/25/tagihan-pln-jumadil-naik-rp-800-ribu   Tagihan PLN Jumadil Naik Rp 800 Ribu

http://www.borneotribune.com/sanggau/vscwarga-kaget-tagihan-listrik-melonjak-hingga-jutaan-rupaih.html

http://www.pln.co.id/riau/?p=699  Warga Panam Keluhkan Pembayaran Listrik melonjak

http://utusanriau.com/index.php/news/detail/1272  Tagihan Tarif Dasar Listrik Dianggap Tak Wajar, Ribuan Warga Merbabu Menjerit

http://www.metro24jam.com/?p=14090      Rekening Melonjak 4 Kali Lipat

http://beritamanado.com/kota-bitung-2/dprd-minta-kepala-pln-bitung-diganti/59748/  DPRD Minta Kepala PLN Bitung Diganti

http://www.bitungtimes.com/pemerintahan/dprd-sebut-pln-bitung-gendutkan-rekening-warga.html  DPRD Sebut PLN Bitung “Gendutkan” Rekening Warga

http://www.swarakita-manado.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3457:kinerja-kacab-pln-bitung-dikecam&catid=48:bitung&Itemid=186

Kinerja Kacab PLN Bitung dikecam

http://lampungpost.com/berita-utama-/4408-kelistrikan-tagihan-pln-eks-pelanggan-klp-melonjak-.html  KELISTRIKAN : Tagihan PLN Eks Pelanggan KLP Melonjak

http://www.radarbangka.co.id/berita/detail/toboali/3026/pencatat-kurang-teliti-tagihan-listrik-melonjak.html  Pencatat Kurang Teliti, Tagihan Listrik Melonjak

http://wempi.nokspi.com/dari-wempi/catatan-harian/tole-pusing-tagihan-listrik-melonjak  Tole Pusing Tagihan Listrik Melonjak

http://www.republika.co.id/berita/regional/nusantara/11/10/31/ltx7uu-tagihan-naik-100-juta-pemkot-yogya-sempat-mogok-bayar-listrik   Tagihan Naik 100 Juta, Pemkot Yogya Sempat ‘Mogok’ Bayar Listrik

http://www.lampungpost.com/ruwa-jurai/10193-kisruh-pencatatan-kwh-meter-pln-kesalahan-pencatat-ditanggung-pelanggan.html  KISRUH PENCATATAN KWH METER: PLN: Kesalahan Pencatat Ditanggung Pelanggan

http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=99466  Akumulasi Selisih Pembayaran

http://indobrad.web.id/2011/05/menyoal-listrik-prabayar/   Menyoal Listrik Prabayar

http://www.borneonews.co.id/news/sukamara-a-lamandau/10-sukamara-lamandau/7516-pelanggan-keluhkan-tagihan-pln.html  Pelanggan Keluhkan Tagihan PLN

http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/21051  Tagihan Listrik PLN yang Tidak Jelas dan Merugikan

http://riaubisnis.com/index.php/cosmo-news/51-cosmo/2816-tagihan-membengkak-pelanggan-pln-pekanbaru-kaget?tmpl=component&print=1&page=
Tagihan Membengkak, Pelanggan PLN Pekanbaru Kaget

http://batamcyberzone.com/2011/06/03/tagihan-listrik-melonjak/  Tagihan Listrik Melonjak

http://javakios.com/2011/09/kinerja-petugas-pengecek-meter-pln/

http://bangka.tribunnews.com/2011/10/10/pln-minta-warga-cicil-tagihan-rekening  PLN Minta Warga Cicil Tagihan Rekening

http://komplain.info/?tag=pln  Berbagai komplain untuk PLN

http://www.bintangpapua.com/index.php/images/stories/2010/NOVEMBER/27/index.php?option=com_content&view=article&id=8802:unimmer-ganti-nama-jadi-unmus-&catid=63:merauke&Itemid=76
Pelanggan Keluhkan Melonjaknya Pembayaran Rekening Listrik

http://jengpit.wordpress.com/2010/03/23/tips-menghitung-tarif-listrik-pln-untuk-rumah-tangga/  Menghitung Tarif Listrik PLN untuk Rumah Tangga

http://www.lensanews.com/2011/04/tagihan_listrik_melonjak_drastis/  Tagihan Listrik Melonjak Drastis

http://www.lampungpost.com/ruwa-jurai/9836-rekening-listrik-warga-kaget-tagihan-melonjak.html  REKENING LISTRIK: Warga Kaget Tagihan Melonjak

http://ngocol.us/threads/16244-Kinerja-Petugas-Pengecek-Meter-PLN  Kinerja Petugas Pengecek Meter PLN

SocialTwist Tell-a-Friend
October 28, 2011

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA

Kerapatan Pemoeda-Pemoeda Indonesia jang diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan, dengan namanja: Jong Java, Jong Sumatranen Bond (Pemoeda Soematera), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen Pasoendan, Jong Islamieten Bond, Jong Bataks, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi dan Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia;

membuka rapat pada tanggal 27 dan 28 October tahoen 1928 dinegeri Djakarta;

sesoedahnja mendengar pidato-pidato dan pembitjaraan jang diadakan dalam kerapatan tadi;

sesoedahnja menimbang segala isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini;

kerapatan laloe mengambil poetoesan:

 

PERTAMA.

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH-DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.

 

KEDOEA.

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.

 

KETIGA.

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

 

Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan azas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelan-perkoempoelan kebangsaan Indonesia;

mengeloearkan kejakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar persatoeannja:

kemaoean

sejarah

bahasa

hoekoem-adat

pendidikan dan kepandoean;

dan mengeloearkan pengharapan soepaja poetoesan ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan kita.

 

sumber: maulanusantara.wordpress.com

SocialTwist Tell-a-Friend